Senin, 19 September 2011

SUKSES ADALAH HAK SAYA

Part 1
"Sukses Adalah Hak Saya"
"Sukses adalah hak saya! Sukses bukan milik otang-orang tertentu. Sukses milik Anda, ,ilik Anda, milik saya dan milik siapa saja yamh menyadati, menginginkan dan memperjuangkan dengan sepenu hati " Andre wongso

Karena kesukksesan adalah hak setiap orang, sepanjang orang yang bersangkuran menyadari menginginkan dan memperjuangkan dengan sepenuh hati. Maka seriap orang pada dasatnya bisa merancang kesuiksesannya sendiri, adalkan ia menguasai prinsip, cara, bidang dan pelajaran utama untuk menciptakan senditi kesuksesan di masa depan

Apakah saya bisa sukses?
Brian Tracy, penulis yang masuk dalam guines book of record mengatakan " Kehidupan seperti balok kombinasi, tugasmu menemukan angka-angka yang tepat, dalam susunan yang tepat, sehingga kau bisa memperoleh apapun yang kau inginkan."

Renungkan Al-Quran Surah Ar-Ra'du ayat 11, "Sesungguhnya Allah tidak akan merubah keadaan suatu kaum hingga mereka berusaha untuk merubah keadaan mereka sendiri."
Seperti sudah dituliskan di atas bahwa setiap orang pada dasarnya bisa merancang kesuksesannya sendiri, adalkan ia menguasai prinsip, cara, bidang dan pelajaran urama untukmenciptakan sendiri kesuksesannya di masa depan. Terkait prinsip, ada tiga Prinsip utama untuk menciptakan kesuksesan pada diri sendiri.

Prinsip Utama 1 : Bertanggung jawab 100% atas kehidupan anda
"KAu hatus bertanggung jawab aras kehudupanmu. Kau tidak bisa mengubah keadaan, musim arau atah angin. Tapi, kau bisa mengubah diti senditi. "Jim Rohn, filsuf bisnis nomor 1 Amerika

Siapakah yang paling bertanggung jawab atas kehidupan, nasip dan apa yang telah anda capai dan miliki hari ini? Hanya ada satu orang yang bertanggung jawab atas hasil kehidupan yang anda jalani. Orang itu adalah Anda sendiri. Jika igin berhasil Anda harus bertanggung jawab 100% atas semua yang anda alami dalam kehidupan anda. Hal itu termasuk hasil yang anda peroleh, ringkat prestasi anda, hal-halyang anda hasilkan, mutu hubungan anda, kondisai kesehatan fisik anda, penghasilan anda, utang anda, perasaan anda-semuanya!

Kenyataan, kebanyakan diri kita sudah terbiasa menyalahkan sesuatu di luat diri kita sendiri atas kehidupan kita yang kita sukai. kita menyalahkan otang tua kita, atasan kita, teman kita, media, rekan kerja, pe;anggan kita, pasangan kita, cuaca, krisis ekonomi, butuknya keuangan kita, siapapun dan apapun yang kita jadikan KAMBING HITAM. Kita tak pernah melihat ke sumber masalahnya- DIRI KITA SENDIRI

Siapakah yang paling bertanggung jawab atas kehidupan saya hari ini?
Hasil tang saya peroleh hari ini?
Apakah saya bertanggung jawab 100% aras kehidupan saya ?
Apakah saya [pernah menyalahkan orang lain atas kejadian apapun dalam hidup saya?
Apakah saya pernah mengeluh tentang sesuatu?

Jika ya, berarti anda tidak bertanggung jawab 100% atas kehidupan anda. bertanggung jawab 100% berarti anda mengakui bahwa anda menciptakan semua yang terjadi pada diri anda. Hal itu berarti anda mengerti bahwa andalah penyebab semua pengalaman anda. jika anda benar-benar ingin sukses, dan saya tahu ada sangat ingin, maka anda harus berhenti menyalahkan orang laindan mengeluh, serta menganbil tanggung jawab penh atas kehidupan anda itu berarti semua hasil perbutan, baik kesuksesan maupun kegagalan. itulah syarat menciptakan kehidupan sukses. Hanya dengan mengakuinyalah-bahwa anda yang menciptakan semuanya sampai sekarang anda bisa m,engambil alih kendali untuk menciptakan masa depan yang anda inginkan.

" Anda tidak bisa menyewa orang lain untuk berolah raga untuk anda,. Anda harus melakukannya sendiri jika ingin memperoleh manfaatnya. Entah itu berlatih fisik, peregangan, bermeditasi, membaca, belajar bahasa baru, menciptakan kelompok perencana, menentukan target yang terukur, memvisualisasikan kesuksesan, mengulangi penegasan, atau berlatih ketrampilan baru, anda-lah yang harus melakukannya. Tak ada orang lain yang bisa melakukannya untuk anda," Jim Rohn, filsuf nomor satu Amerika.

Berhentilah mencari alasan, berhentilah mengeluh, berhentilah menyalahkan keadaan di luar diri anda. Anda harus berhenti melakukan semua itu selamanya.

Jika sesuatu tidak berhasil sesuai sesuai dengan rencana, anda harus bertanya kepada diri sendiri, " bagaimana cara saya melakukannya? apa yang saya pikirkan? Apa keyakinansaya? Apa yang tidak daya katakan? Apa yang tidal aku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar